Mencapai Keunggulan Bersaing Dengan Strategi Diferensiasi

Sumber daya yang baik dalam menciptakan keunggulan kompetitif adalah mereka harus memiliki empat poin tersebut. Keunggulan kompetitif sanggup dikatakan unik, karena setiap perusahaan memiliki keunggulan yg berbeda-beda. Namun apakah perusahaan itu dapat memaksimalkan keunggulan tersebut menjadi nilai yg dapat menguntungkan perusahaan / sebaliknya. Apabila perusahaan hendak melakukan inovasi baru untuk menghasilkan produk, maka perusahaan akan melakukannya dalam perkerjaan produksi dan tidak melancarkan inovasi dalam kegiatan riset.

Namun demikian, perlu dicermati bahwa pada wilayah-wilayah tertentu masuknya pemain baru yang lebih besar akan menimbulkan pergesaran equilibrium persaingan bisnis yang ada. Dengan karenanya, tidak jarang para pemain besar akan mengalami tantangan dari para player lokal sehingga terpaksa diharuskan melakukan berbagai konsesi dalam dapat diterima. Berbagai perusahaan ritel yang bergerak dalam skala grosir dan supermarket, sering mengalami tantangan ini. Makro, Alfa, Holland Bakery, Matahari dan berbagai perusahaan lainnya, membuka gerai baru di berbagai lokasi adalah contoh penerapan strategi terkait.

Hal ini ditujukan biar inovasi tidak memerlukan biaya yang besar melainkan biaya inovasi digabungkan dengan biaya produksi dan operasional perusahaan. Meningkatkan laba dengan cara menurunkan biaya, sementara dan kita tetap bersaing pada pasar. Karyawan AirAsia gak tergabung, oleh karena itu kebijakan perumusannya berfokus pada memaksimalkan efisiensi dan produktivitas, sekaligus mengontrol biaya staf pada tingkat yang sesuai dengan standar industri carrier murah. Meskipun gaji yang diberikan kepada karyawan berada di bawah pesaing, semua karyawan diberi penjuru insentif.

Strategi penciutan dimaksudkan tuk melakukan pengurangan atas suceder maupun fungsi-fungsi dalam perusahaan yang memiliki aliran keuangan (cash-flow) negatif. integration) adalah untuk mendapatkan berbagai keuntungan dari taktik biaya rendah ini.

(Lihat David, 1998; Fournier dan Deighton, 1997; Pass dan Lowes, 1997; Porter, 1980 dan 1985). Mempunyai posisi Low-cost merupakan hal yang sangat penting ketika bersaing karena pada cost head, pesaing akan cenderung ragu-ragu untuk bersaing pada dan dasar.


Pada beberapa kasus berlangsung bahwa strategi ini diaplikasikan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan melalui aktivitas memecah perusahaan yang telah dibeli atau menjual kembali salah satu atau lebih devisinya. Ketika Lippobank memutuskan untuk bergerak di sektor saham rumah atau ketika Bimantara memasuki sektor televisi merupakan 2 contoh strategi konglomerasi. Tetapi demikian, hal tersebut tidak merupakan berarti strategi diversifikasi sudah benar-benar hilang. Hal di sini. dilakukan karena konsumsi rokok semakin menurun akibat peningkatan kesadaaran konsumen atas kesehatan dan bahaya rokok.

Kontribusi atau sumbangsih faktor-faktor biaya rendah meraih menjadi kendala atau halangan besar untuk masuk di dalam persaingan bagi perusahaan pendatang baru. Benefit proximity, dimana perusahaan menghasilkan manfaat/kualitas yang sedikit lebih rendah, walaupun dengan biaya yang lebih murah, karena mempergunakan otomatisasi atau tenaga kerja yang lebih murah, dan bahan baku lebih murah. Strategi ini muncul ketika dua atau lebih perusahaan membentuk suatu kerjasama atau konsorsium dalam rangka memanfaatkan harapan yang ada secara bersama-sama. Strategi ini masuk dalam kategori strategi defensif hal ini karena perusahaan yang melakukan JOINT VENTURE tidak berminat untuk bekerja/ mengambil resiko sendiri. Bukan jarang, pihak-pihak yang bermaksud melakukan kerjasama tersebut membentuk suatu perusahaan baru dengan tujuan menjalankan kerjasama yang dimaksud.

JV bisa timbul dalam berbagai bentuk seperti R&D, jaringan dan sistem distribusi, kesepakatan linsensi, kesepakatan produksi, juga upaya buat mengajukan penawaran bersama agar dapat memenangkan suatu young. Ketika suatu perusahaan menambah suatu produk atau layanan baru yang tidak terkait/ berhubungan dengan yang akhir-akhir ini ada, maka strategi ini disebut sebagai diversifikasi konglomerat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*